Monday, July 8, 2013

Khasiat Buah Delima

Buah delima sangat kaya dengan sodium dan mengandung unsur- unsur nutrisi seperti riboflavin, tiamin, niasin, vitamin C, kalsium dan fosforus. Kandungan Zat protein dan lemak hanya sedikit saja. Oleh sebab iitu, buah delima juga disarankan sebagai makanan penyeimbang sempurna dari kelas buah- buahan.



JENIS BUAH DELIMA
Ada tiga macam delima, yaitu:
  1. Delima Putih
  2. Delima Merah
  3. Delima Ungu
KANDUNGAN KIMIA
Kandungan analisis bagian buah delima yang dapat dimakan di India menunjukkan komposisi per 100 gram sebagai berikut: 
air 78 g, 
protein 1,6 g, 
lemak 0,1 g, 
karbohidrat 14,5 g, 
serat 5,1 g, 
dan mineral 0,7 g. 
Analisis lain menunjukkan suatu kandungan gula inversi mencapai 
20%, yang 5-10 % -nya berupa glukosa, 
asam sitrat (05-3,5%), 
asam borat,
dan vitamin C (4 mg/ 100 g). 
Zat pewarna kuning pada kulit buah delima adalah asam galotanat. 
Kandungan tanin tertinggi ada pada kulit akar (28%), tetapi kulit buahnya yang kering juga mengandung banyak tanin (sampai 26%). Alkaloid di dalam kulit batangnya termasuk ke dalam kelompok piridina.
Berdasarkan penelitian, kulit buah delima putih mengandung zat samak sebanyak 25-28 persen dan lendir sebanyak 30 persen. Pada berbagai kulit akar, batang, dan buahnya mengandung tonikum. Pada kulit akarnya terdapat kandungan berbagai alkaloida seperti 
pelletierine, 
pseudoiso, 
dan methyl-pelletierine.

Kulit buah mengandung :
alkaloid pelletierene, 
granatin, 
betulic acid, 
ursolic acid, 
isoquercitrin, 
elligatanin, r
esin, 
triterpenoid, 
kalsium oksalat, 
dan pati. 

Kulit akar dan kulit kayu :
mengandung sekitar 20% elligatanin dan 0,5–1% senyawa alkaloid, antara lain :
alkaloid pelletierine (C8H14N0), 
pseudopelletierine (C9H15N0), 
metilpelletierine (C8H14NO.CH3), 
isopelletierine (C8H15N0), 
dan metilisopellettierine (C9H1,N0). 

Daun mengandung :
alkaloid, 
tanin, 
kalsium oksalat, 
lemak, 
sulfur, 
peroksidase. 

Jus buah mengandung :
asam sitrat, 
asam malat, 
glukosa, 
fruktosa, 
maltosa, 
vitamin (A, C), 
mineral (kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, natrium, dan kalium), 
dan tanin. 
Alkaloid pelletierine sangat toksik dan menyebabkan kelumpuhan cacing pita, cacing gelang, dan cacing keremi. Kulit buah dan kulit kayu juga astringen kuat sehingga digunakan untuk pengobatan diare.

No comments:

Post a Comment